Ada kamu di suara letupan kembang api
semalam. Ada
kamu di sinar warna-warninya hinggap langit malam terang benderang. Ada kamu dalam
sorak-sorai menyambut. Ada
tawa genitmu dalam tawa gembira bocah-bocah kecil yang dibolehkan terjaga
hingga larut malam. Aku rindu.
Kita
telah menjalani semua suka dan duka selama 5 tahun. Aku lihat kembang api yang
sama. Aku dengar suara yang sama. Pun aku mencintai laki-laki yang sama. Hingga
kini, rasa yang sama juga meletup-letup di dada. Aku tak memperdulikan tahun
yang telah berganti. Rasa rindu ini selalu menghampiri di setiap detik waktu
berjalan.
Dua tahun lalu aku tak memperdulikan suara
kembang api atau petasan manapun. Bibirmu pun tak mengembang. Bibirmu dan matamu
tertutup. Wajahmu yang tenang namun pucat tetap menenangkan. Tapi kutahu jika telingamu mendengarku yang
selalu berdoa di sampingmu. Mengharapkan dirimu menyambut tahun baru bersamaku
dan mencium bibirku ketika jarum jam lurus ke angka 12.
“Mama.. Mama..” malaikat kecil yang tengah
berdiri di sampingku sambil menarik-narik ujung kaosku, memanggil. Aku
tersenyum seraya memberi kode mempersilahkannya untuk melanjutkan apa yang
ingin ia katakan. “Papa sekarang ada dimana ya? Lud kangen Papa..”
Aku menunjuk ke arah kembang api hijau yang
tengah mekar di langit. Sambil mengelus rambutnya. “Papa lagi bahagia di tempat
yang indah sayang.”
Dear, Martin. Selamat tahun baru di surga ya.
Posted by
orange lover!
14.07
I
am back for blogging. Yes, for myself, my lovely friends for making
#30HariBloggings, and you readers! Well, nggak kerasa udah lama banget gue
nggak ngeblog. Saking lamanya, kucing tetangga aja anaknya udah tiga, cyin! Gue
merasa iri kadang ketika mengetahui ada orang yang masih bisa menulis untuk
memberi makan blognya di sela-sela waktu kerjanya.
Thanks
btw for Mujibur Rohman yang sudah membangunkan pengikut #30HariBlogging dari
tidurnya. Oke, gue udah bangun dan siap untuk berkencan lagi dengan laptop
tersayang. Gue kembali lagi memencet tombol-tombol huruf qwerty di netbook gue
dan siap merangkai kata untuk 30 hari kedepan atau mungkin akan berlanjut ke
hari-hari berikutnya. Nggak sabar untuk merangkai kata lagi untuk campaign ini.
Halah! Oke. See you guys! Gue mau bersih-bersih si laman pecintalangitsore dulu
ya. Btw, Selamat New Year, Temans!
Masa
liburan sekolah berdampak baik juga pada saya, yang sampai saat ini masih
menjadi tenaga pengajar, yaitu bisa merasakan juga free day from having learning-teaching activities. Mumpung masih
bisa liburan, karena akhir bulan sudah berganti profesi, marilah berjalan-jalan
menikmati waktu yang tengah senggang-senggangnya. Tempat yang dituju pada
Minggu (8/7) kemarin, yaitu Kota Tua, JakartaKota, di Jakarta Barat. Saya lebih
suka pergi di hari Minggu karena jalan, dan transportasi umum cukup lengang
tanpa sesak. Terbukti, kereta yang saya tumpangi kemarin, tidak begitu padat
oleh penumpang. Berkunjung ke tempat
tersebut sebenarnya tidak hanya untuk mengisi liburan semata, di samping si
pacar yang belum pernah menginjakkan kaki ke tempat bersejarah tersebut *eh,
ini rahasia loh! :D*, saya dapat berkeliling sekitar Kota Tua, dan mengambil
gambar bangunan-bangunan tua. Rencana pertama yang saya buat dengan si pacar sih
sebenarnya ingin datang dan melihat pameran LevitasiHore dalam rangka Jakarta
Art Festival yang diadakan dari tanggal 6 – 8 Juli 2012, namun ternyata ketika
sampai di booth tersebut, kami hanya
melihat-lihat kurang lebih sepuluh menit. Walaupun hanya sebentar, atau bisa
dibilang sekilas, saya cukup senang berada di sana, dengan niat dari Bekasi ke
Kota, untuk melihat Pameran LevitasiHore. Memang, hasil jepretan saya tidak
dipajang di sana, namun saya berbangga hati juga mengenal komunitas tersebut, serta
pernah ikut berpartisipasi mengunggah hasil karya saya yang sedang berlevitasi
di situsnya. Sedih juga sih, belum pernah ikut Photowalk yang diadakan
komunitas tersebut, waktu yang selalu menghimpit menjadi alasan.
